Cable UTP Category 6 [Cat 6] - Commscope  - AMP

Cable UTP Category 6 [Cat 6] - Commscope - AMP



kabel jaringan saat ini terus berkembang, dan akan terus berkembang. Pada artikel ini saya akan khusus membahas mengenai kabel UTP Cat 6, yang dimana tentang bagaimana cara melakukan crimping pada konektor RJ45 Khusus Cat6. Pada kabel Cat6 dan diatasnya seperti Cat6A ataupun Cat7, memiliki konektor yang berbeda beda. 

Jadi misalnya kamu sudah terbiasa menggunakan Kabel Cat4 sampai Cat5 maka Cat6 bisa jadi sedikit asing bagi kamu yang baru mencoba kabel cat6 ini. Dimana konektornya terdiri dari 3 bagian, yakni selongsong besi untuk bagian Luar, Penahan untuk bagian dalam, dan bagian tengah yang akan tempat Kabel UTP nya.

Berikut Alat dan bahan yang kamu perlukan untuk mempelajari Kabel Cat6 ini.


  • Tang Potong, Digunakan untuk memotong kabel dan membuka kabel luarnya, bisa kamu sesuaikan dengan alat apapun yang ada disana, yang penting tajam
  • Tang Crimping Khusus Cat6, bentuknya seperti gambar diatas tang yang berwarna biru.
  • kabel Cat6, Disini saya menggunakan Kabel dari Commscope
  • Konektor RJ45 Cat6, yang terdiri dari 3 bagian, bisa kamu cari saja di e-commerce atau toko offline di kota kamu [unutk konektor merk commscope Cat 6 masih terbilang sangat mahal, jadi ya jika ada kesempatan belajar kabel cat6, manfaatkan dengan baik]
Oke, alat alatnya itu saja, untuk langkah - langkah pemasangannya berikut ini :
  1. Masukkan terlebih dahulu selongsong besinya. Ingat! Selongsong inilah yang harus dan wajib kamu masukkan diawal, lalu kupas saja kabel luarnya.
  2. Jika sudah susun saja kabel dengan susunan stright, karena switch saat ini sudah support straight, jadi ya gitu aja. Oke susun dengan standar saja yakni : PO,O,PH,B,PB,H,PC,C dan masukkan konektor yang kedua,yakni penahannya menjadi seperti ini.

  3. Silahkan rapikan ujungnya agar mempermudah untuk masuknya komponen yang terakhir, bisa menggunakan tong potong, ataupun lainnya, lalu masukkan beserta penahannya ke dalam komponen yang terakhir.
    NB: Pada bagian ini, kamu harus benar benar memasukkannya, karena terdapat parit / lubang di pinggir komponennya, dan harus kamu masukkan sampai mentok, biasanya terdapat bunyi Klik Menandakan komponen sudah masuk ke parit dengan benar, karena jika tidak masuk maka selongsong besi akan susah untuk dimasukkan.

     4. Selanjutnya, ya kamu tinggal masukkan saja komponen yang pertama tadi, yakni selongsong besinya, sehingga komponen yang lain terlindungi oleh selongsong tersebut. Perhatikan gambar berikut :

    5.  Jika sudah masuk seperti gambar diatas, ya kamu tinggal lakukan crimping saja dengan tang yang memang khusus untuk konektor Cat6, masukkan seperti gambar berikut ini 
    masukkan kabel












        6. langkah terakhir ya, kamu tinggal jepit saja konektornya menggunakan tang tersebut.



Sampah langkah ke 6, semuanya sudah selesai, jika kamu mengikuti langkah diatas proses krimping kabel Cat6 dan konektor RJ45 cat6 juga sudah selesai dan bisa digunkan pada switch/PC langsung.


Itu saja mengenai cara pemasangan konektor RJ45 di kabel Cat6, bagi kalian yang masih kurang mengerti caranya, mungkin bisa lihat video tutorialnya yang sudah saya buat, mungkin videonya kurang bagus, namun masih cukup jelas untuk diperhatikan, silahkan play video dibawah :

Terima kasih yang sudah berkunjung, dan semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua.
Jangan lupa share ya bgst!



Konfigurasi IP Address dan DHCP Server [ MikroTikOS Part #2 ]

Konfigurasi IP Address dan DHCP Server [ MikroTikOS Part #2 ]

Pada bagian konfigurasi yang pertama, kita diharus kan mengisi IP Address internet ke mikrotik agar mikrotik yang dimiliki memiliki akses internet terlebih dahulu. Setelah MikroTik yang sudah memiliki internet, lakukan konfigurasi untuk ke client atau user yang akan menggunakan internet melalui mikrotik.

Pada artikel ini konfigurasi yang akan di lakukan adalah :
IP Address, yakni berupa IP lokal yang akan digunakan sebagai alamat IP user.
NAT, firewall untuk User yakni pada ether2 s/d ether-n
DHCP-Server, Konfigurasi yang memungkin user tidak harus melakukan setting IP ketika ingin terhubung ke jaringan. Jadi user akan mendapatkan IP secara otomatis yang bersifat random dan menghindari IP Conflict.

Oke, sudah basa basi nya lanjut konfigurasi ke MikroTikOS menggunakan Tools WinBox

Pada gambar diatas lakukan konfigurasi IP Address, dan subnet.
Gunakanlah IP yang berbeda dengan Ether1, sebagai contoh saya buat IP yang akan digunakan user
172.16.0.1/16, karna ini IP yang saya gunakan untuk internet RT/RW-Net maka saya menggunakan subnet 16 karena membutuhkan banyak user. Namun bisa juga subnet 24. Untuk subnet kalian bisa gunakan sesuai dengan kebutuhan masing masing.

Setelah IP Address sudah, Buat NAT untuk firewall ether2, cara membuat NAT kalian ikutin saja dengan cara pertama, namun pada out.interfaces ganti menjadi ether2, ikuti dan perhatikan gambar berikut ini :


Setelah konfigurasi diatas seharusnya internet pada user sudah bisa digunakan. Namun user harus melakukan setting IP terlebih dahulu agar bisa terhubung, dan bisa saja terjadi IP Conflict jika 2 user menggunakan IP dengan host yang sama. Maka dari tiu buatlah DHCP-Server agar user memiliki IP otomatis dan tidak akan terjadi IP Conflict.

IP--> DHCP Server --> DHCP Setup lalu pilih interface yang akan digunakan, disini saya menggunakan interfaces ether2.
Setelah dipilih kalian tinggal next-next saja sampai pada Leave time, ganti menjadi 24:00:00 sampai finish






Keberhasilan konfigurasi DHCP Server di tandai dengan Completed Successfully, jika sudah sampai tahap ini user tidak akan melakukan setting IP Address, dan IP Address tidak akan terjadi ip conflict.

Itu dulu mengenai artikel IP Address dan DHCP Server. Jika ada yang kurang di mengerti silahkan beri komentar anda atau kritik dan masukkan.

terima kasih telah berkunjung, jangan lupa di share ya teman teman