Featured Post

Recommended

Membuat Email Custom domain TLD

 Domain TLD adalah domain dengan nama custom milik kita sendiri, misalnya domain "otonesia.id" dimana domain tersebut tanpa numpan...

Cara Mengakses Web Server di PC dari Internet dengan Cloudflare Tunnel Tanpa IP Public

Cara Mengakses Web Server di PC dari Internet dengan Cloudflare Tunnel Tanpa IP Public



Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas cara mengakses komputer dari luar jaringan menggunakan port forwarding dan DMZ. Cara tersebut bisa bekerja dengan baik, tetapi biasanya kita membutuhkan IP Public dari provider. Pada beberapa provider, pelanggan juga berada di balik CGNAT sehingga port dari internet tidak dapat langsung diteruskan ke router kita.

Kali ini kita akan memakai cara yang berbeda, yaitu Cloudflare Tunnel. Dengan metode ini, aplikasi cloudflared yang dipasang di PC akan membuat koneksi keluar menuju jaringan Cloudflare. Karena koneksinya dimulai dari PC kita sendiri, kita tidak perlu membuka port router, tidak perlu mematikan firewall router, dan tidak perlu memiliki IP Public.
Alur sederhananya:

Pengunjung → subdomain kita → Cloudflare → Cloudflare Tunnel → web server di PC

Apa yang Bisa Kita Akses?

  1. Web Server
    Website dari Apache, Nginx, IIS, XAMPP, Laragon, Node.js, Docker, dan web server lainnya dapat dipublikasikan menggunakan subdomain milik kita.

  2. Dashboard Aplikasi Lokal
    Contohnya adalah dashboard monitoring, Home Assistant, panel NAS, aplikasi kantor, atau aplikasi buatan sendiri yang sebelumnya hanya dapat dibuka melalui localhost.

  3. Layanan dari Perangkat Lain di Jaringan Lokal
    Walaupun cloudflared dipasang di satu PC, tunnel juga dapat diarahkan ke perangkat lain yang masih satu jaringan, misalnya http://192.168.1.20:8080.

  4. SSH atau Remote Desktop
    Layanan non-HTTP seperti SSH, TCP, dan RDP juga didukung, tetapi cara aksesnya berbeda dan membutuhkan cloudflared atau Cloudflare One Client pada perangkat pengguna. Pada tutorial ini kita fokus terlebih dahulu ke aplikasi berbasis web.

Kelebihan Dibanding Port Forwarding

  • Tidak membutuhkan IP Public statis maupun dinamis.
  • Tetap dapat digunakan pada koneksi CGNAT.
  • Tidak perlu membuka port, mengaktifkan DMZ, atau mematikan firewall router.
  • Alamat yang digunakan berupa domain atau subdomain sehingga lebih mudah diingat.
  • Koneksi publik menggunakan HTTPS dari Cloudflare.
  • Satu tunnel dapat digunakan untuk beberapa aplikasi lokal.

Persiapan

Sebelum mulai, siapkan beberapa hal berikut:
  1. Akun Cloudflare.
  2. Domain yang sudah ditambahkan ke Cloudflare dan menggunakan nameserver Cloudflare.
  3. PC Windows yang selalu menyala dan memiliki koneksi internet.
  4. Aplikasi atau web server lokal yang sudah bisa dibuka dari PC tersebut.
Pada contoh ini kita anggap aplikasi lokal sudah berjalan di alamat berikut:
http://localhost:8000
Silakan ganti port 8000 sesuai port aplikasi kamu. Sebelum membuat tunnel, buka alamat tersebut melalui browser di PC. Jika aplikasi belum bisa dibuka secara lokal, Cloudflare Tunnel juga belum dapat meneruskannya.

Langkah-Langkah Membuat Cloudflare Tunnel

  1. Masuk ke Dashboard Cloudflare
    Buka Dashboard Cloudflare, masuk menggunakan akun kamu, kemudian buka menu Networking > Tunnels.

  2. Buat Tunnel Baru
    Klik tombol Create Tunnel. Berikan nama yang mudah dikenali, contohnya pc-rumah, kemudian klik Create Tunnel.

  3. Pilih Sistem Operasi PC
    Pada bagian Setup Environment, pilih Windows dan pilih arsitektur yang sesuai. Kebanyakan PC modern menggunakan arsitektur 64-bit.

  4. Install dan Jalankan cloudflared
    Cloudflare akan menampilkan perintah instalasi yang sudah berisi token khusus untuk tunnel kita. Buka Command Prompt atau PowerShell sebagai Administrator, kemudian salin dan jalankan perintah yang diberikan oleh dashboard.

    Bentuk perintahnya kurang lebih seperti berikut:
    cloudflared.exe service install <TUNNEL_TOKEN>
    Tunggu sampai proses instalasi selesai. Perintah tersebut akan memasang cloudflared sebagai Windows Service sehingga tunnel dapat berjalan otomatis saat PC dinyalakan.

    Penting: token tunnel adalah data rahasia. Jangan memasukkan token asli ke screenshot, artikel, chat publik, atau membagikannya kepada orang lain. Jika token terlanjur bocor, lakukan rotasi token melalui dashboard Cloudflare.

  5. Pastikan Tunnel Berstatus Healthy
    Kembali ke dashboard Cloudflare dan tunggu beberapa saat. Jika koneksi berhasil, tunnel akan menampilkan status Healthy. Klik Continue untuk melanjutkan.

  6. Tambahkan Published Application
    Masuk ke tunnel yang baru dibuat, buka tab Routes, lalu pilih Add route > Published application. Isi pengaturannya seperti contoh berikut:

    Subdomain server
    Domain domainkamu.com
    Service URL http://localhost:8000

    Dengan contoh tersebut, aplikasi lokal nantinya dapat dibuka melalui:
    https://server.domainkamu.com
    Jika web server berada di perangkat lain dalam satu jaringan, bagian Service URL dapat diisi dengan IP lokal perangkat tersebut, contohnya http://192.168.1.20:8080. Setelah semua benar, klik Add route.

  7. Tes dari Luar Jaringan
    Matikan Wi-Fi pada ponsel dan gunakan koneksi seluler, kemudian buka subdomain yang sudah dibuat. Jika halaman aplikasi tampil, berarti web server di PC sudah dapat diakses dari internet tanpa IP Public dan tanpa port forwarding.

Menambahkan Aplikasi Lokal Lain

Kita tidak perlu membuat tunnel baru untuk setiap aplikasi. Masuk kembali ke tunnel pc-rumah, pilih Routes > Add route > Published application, lalu buat hostname dan Service URL yang berbeda.
Kegunaan Hostname Publik Service URL
Website www.domainkamu.com http://localhost:80
Dashboard dashboard.domainkamu.com http://localhost:3000
Perangkat LAN panel.domainkamu.com http://192.168.1.20:8080

Amankan Aplikasi dengan Cloudflare Access

Setelah sebuah Published Application dibuat, alamat tersebut pada dasarnya dapat dibuka oleh siapa saja di internet. Hal ini cocok untuk website publik, tetapi tidak aman untuk dashboard admin, panel NAS, CCTV, atau aplikasi pribadi.
Untuk aplikasi pribadi, aktifkan Cloudflare Access dan buat aturan login berdasarkan email atau identitas pengguna. Dengan begitu, pengunjung harus melewati halaman autentikasi Cloudflare sebelum dapat membuka aplikasi lokal kita.
Jangan mengandalkan alamat subdomain yang sulit ditebak sebagai pengamanan. Pastikan aplikasi juga selalu diperbarui, menggunakan password yang kuat, dan hanya layanan yang benar-benar diperlukan yang dipublikasikan.

Cara Cepat untuk Tes Sementara

Jika hanya ingin melakukan tes singkat tanpa domain, Cloudflare menyediakan Quick Tunnel. Setelah cloudflared tersedia di PC, jalankan:
cloudflared tunnel --url http://localhost:8000
Cloudflare akan memberikan alamat acak dengan domain trycloudflare.com. Alamat ini bersifat sementara dan akan berhenti bekerja saat perintah ditutup, jadi jangan dipakai sebagai alamat utama untuk kebutuhan produksi.

Troubleshooting

  1. Muncul Error 502 Bad Gateway
    Pastikan aplikasi lokal sedang berjalan, alamat Service URL benar, port tidak salah, dan pilihan http:// atau https:// sesuai dengan aplikasi lokal.

  2. Status Tunnel Inactive atau Down
    Pastikan PC menyala, tidak sedang dalam mode sleep, internet aktif, serta Windows Service untuk cloudflared berjalan. Pada jaringan yang sangat ketat, pastikan koneksi keluar ke Cloudflare pada port 7844 tidak diblokir.

  3. Bisa Dibuka Lokal tetapi Tidak Bisa dari Domain
    Periksa kembali hostname pada Routes, tunggu propagasi DNS beberapa saat, lalu coba menggunakan browser atau koneksi lain.

  4. Tunnel Mati Ketika PC Tidak Digunakan
    Atur Windows agar tidak otomatis masuk ke mode sleep. Tunnel hanya aktif selama PC dan layanan cloudflared tetap berjalan.

Kesimpulan

Dengan Cloudflare Tunnel, kita dapat mempublikasikan web server dari PC sendiri tanpa meminta IP Public kepada provider, tanpa DDNS, serta tanpa membuka semua port atau mengaktifkan DMZ pada router. Cara ini sangat membantu untuk pengguna internet rumahan yang berada di balik CGNAT.

Walaupun koneksi ke PC tidak dibuka langsung dari internet, keamanan aplikasi tetap menjadi tanggung jawab kita. Untuk layanan yang bersifat pribadi, selalu tambahkan autentikasi menggunakan Cloudflare Access dan jangan mempublikasikan panel sensitif tanpa perlindungan.

Baiklah, sekian tutorial ini saya bagikan. Semoga bermanfaat. Jika masih bingung atau menemukan kendala, silakan tuliskan pertanyaan pada kolom komentar.

Terima kasih.

Cara Merubah PC Pribadi menjadi Hosting Cloud Storage Gratis

Cara Merubah PC Pribadi menjadi Hosting Cloud Storage Gratis



Sering kali ketika kita sudah berlangganan internet, dan kita ingin mengakses komputer dari luar. Untuk bisa melakukan itu, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar kita bisa melakukan hal itu.

Sebelum ke cara nya, berikut hal hal yang bisa kita lakukan jika bisa melakukan remote ke device di lokasi kita.
  1. Web Server
    Dengan mengaktifkan remote pada internet kita, kita bisa membuat PC kita menjadi Web Server. Sehingga kita tidak perlu lagi berlangganan Hosting di luaran sana, serta kita bisa memiliki kebebasan terhadap hardware yang kita miliki. Tentunya dengan keahlian ya teman teman.

  2. Remote CCTV
    Dengan mengaktifkan remote, kita juga bisa mengakses CCTV rumah kita dari manapun kita berada sehingga kita bisa pantau lokasi kita saat berpergian.

  3. Cloud Storage
    Sama Hal nya dengan Web server, kita juga bisa membuat cloud storage kita sendiri, layaknya google drive yang bisa kita akses dari mana saja dengan kapasitas semaksimal mungkin yang bisa kita atur

  4. VPN Tunnel
    Nah, VPN tunnel ini berfungsi agar kita seolah olah berada di lokasi. Jika kita memiliki Server lokal atau IP Phone local, kita bisa terhubung ke VPN tersebut ketika kita berada diluar kota bahkan luar negara. Sehingga kita bisa melakukan panggilan local tanpa perlu khawatir paket roaming yang mahal
Diatas adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan kalau kita mengaktifkan remote Access dari jaringan internet yang udah kita sewa tiap bulannya. Untuk bisa melakukan itu semua, ikuti langkah langkah berikut ini

  1. Open All Port Provider
    Pertama kamu harus pastikan provider yang kamu pakai sudah enable semua port untuk pppoe yang kamu pakai atau id pelanggan kamu, karena disini kita tidak tahu port apa yang akan kita gunakan, jadi kita minta saja untuk buka semua port atau bisa bilang port 0-65535

  2. Firewall Router
    Setelah konfirmasi semua port dalam status terbuka, maka kamu wajib menonaktifkan firewall yang ada pada router, 

    ZTE F670L
    Hilangkan saja centang pada enable firewall pada router, diatas contoh router ZTE F670L

  3. DMZ
    Setelah Firewall status disable, masuk ke menu DMZ untuk buat forward. Alurnya adalah, Jika kita mengakses IP Public dari luar jaringan, akan mengarah ke jaringan lokal atau perangkat kita yang terhubung ke router. 


    Seperti contoh gambar diatas, DMZ saya arahkan ke IP Lokal dari PC saya, sehingga setiap saya akses IP Public saya, maka akan secara otomatis langsung mengarah ke PC saya, entah itu saya akses web Server ataupun Remote Desktop.

Itulah langkah Langkah nya, agar kamu bisa mengakses device kamu dari mana saja, atau bahkan Web Server kamu bisa di akses oleh banyak user.

Tutorial ini berlaku jika IP Public yang kamu miliki sudah statis ya, jika Provider yang kamu pakai menggunakan IP Public dinamis, kamu bisa menggunakan DDNS dari third party, seperti No-Ip EasyDNS.

Sebegaimana referensi kamu bisa pilih beberapa provider berikut : 

Baiklah, sekian Tutorial ini saya share, semoga bermanfaat, jika masih bingung silahkan beri komentar anda dibawah, dan semoga saya bisa balas secepatnya.

Terima kasih
Deploy VPS Menggunakan Google Cloud

Deploy VPS Menggunakan Google Cloud

VPS adalah Virtual Private Server yang sudah di sharing menggunakan komputer server yang di komputerisasi melalui Network Cloud. Banyak Platform untuk mendeploy VPS seperti Amazon(AWS), Microsoft Azure, Google Cloud, Digital Ocean dan lain lain. 

Nah, artikel kali ini saya akan memberikan penjelasan cara mendeploy VPS yang bisa kita gunakan. Pertama pastikan kalian sudah mendaftar terlebih dahulu Google Cloud. Seperti platform cloud lainnya, Google membutuhkan Debit Card untuk registrasi, meskipun saat registrasi pertama kalian tidak akan kena tagih, namun saat proses verifikasi kalian butuh mutasi transaksi sebagai dokumen verifikasi yang dibutuhkan.


Oke langsung saja, disini saya sudah ada google cloud, dengan tampilan awal seperti berikut ini


Pada halaman Dashboard, terdapat Navigasi Bar di samping kiri atas, di Klik saja lalu pilih Compute Engine.

Setelah masuk ke halaman Compute Engine, kita akan di tampilkan langsung VM Engine yang bisa kita custom sendiri, Seperti Storage, Network, bahkan Migrate VirtualMachine dari platform AWS ataupun Azure. Namun disini kita akan buat baru, jadi kamu tinggal Klik Saja Create Instance untuk membuat VM Baru Di Google Cloud.




Maka kamu akan masuk ke tampilan seperti berikut ini, dan beberapa penjelasan dibawahnya
  • Name : isi dengan nama Vm yang mau kalian buat, dengan ketentuan tidak ada huruf besar didalam nya, 
  • Region : Silahkan Pilih Lokasi Server mana yang mau kamu gunakan, gunakan server terdekat dari user yang banyak mengaksesnya, agar Website atau Apps yang kamu miliki lebih cepat di load oleh nya.
  • Untuk Zone, silahkan pilih saja salah satu, A atau B atau C dan lainnya. 
  • Machine Configure : Silahkan pilih jenis Machine yang akan kamu gunakan, jika untuk belajar cloud, pilih saja server dengan spesifikasi low, namun jika kamu sudah memiliki Apps dengan total traffic cukup besar, mungkin bisa pertimbangan untuk yang performance.

  • Machine Type, silahkan custom kebutuhan yang di inginkan, karena tutorial, ini saya akan buat Micro Saja


  • Boot Disk, silahkan klik change jika kalian ingin menambah size disk yang kalian gunakan, begitu juga dengan OS yang mau kalian pakai. Jika kalian tidak tertarik menggunakan debian, bisa pilih Ubuntu atau CentOS. namun jika kalian juga tidak terbiasa dengan Kernel Linux, kalian juga bisa pilih Microsoft Server.
Jika kalian sudah memilih OS apa yang mau kalian pakai dan Berapa Size disk yang mau digunakan, selanjutnya configurasi terakhir.
  • Pada bagian Access Scope, kalian pilih default saja, atau full access API seperti Maps, Firebase Dll
  • Lalu pada bagian Firewall, secara default hanya aktif port 22, yakni untuk SSH, jika kalian menggunakan WebServer, kalian wajib centang HTTP dan HTTPS traffic. Namun untuk Konfigurasi ini bisa kalian atur setelah selesai juga tidak apa.
  • Lalu tinggal Create saja, jika spesifikasi yang mau di pakai sudah sesuai.
VPS Sudah berhasil di Deploy, selanjutnya kalian bisa access menggunakan SSH yang ada dari Google Cloud atau kalian bisa menggunakan SSH Client di Wndows, MacOS, Linux, Android, ataupun IOS.

Namun untuk bisa langsung menggunakan SSH Client, ada beberapa configurasi yang harus kalian buat, untuk itu silahkan cek Artikel berikut Konfigurasi SSH client

Baik, itulah cara mendeploy VPS yang kalian butuhkan di google cloud, jika kalian menggunakan Amazon Web Service ( AWS ) maka cara nya sedikit berbeda, namun ya pada akhirnya sama sama VPS.

Terima kasih.

FiberOptic Solusi dari jaringan kabel berkecepatan tinggi dengan jarak puluhan KiloMeter

FiberOptic Solusi dari jaringan kabel berkecepatan tinggi dengan jarak puluhan KiloMeter

Perkembangan teknologi saat ini benar benar sangat cepat, khususnya di bidang jaringan. Dari jaringan Kabel dan Nirkabel, serta berbagai varian jenis dari type jaringan tersebut bisa sangat cepat berkembang dengan berbagai fitur yang ditawarkan.


Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai jaringan di IT, khususnya Kabel. Seperti yang kita tahu, jaringan kabel komputer juga sangat cepat berkembang, dari hanya beberapa Kbps, hingga sekarang yang sudah di 100Gbps. Konektivitas juga semakin cepat dan gangguan seminimal mungkin. 


Untuk jaringan lokal atau LAN, kita terbiasa menggunakan Kabel UTP/STP dalam konektifitas komputer dengan komputer lainnya, atau ke internet kita juga tetap menggunakan Kabel UTP. Kabel UTP itu sendiri memiliki berbagai macam type dan specialnya digunakan dimana, misal kabel STP yang dikhususkan untuk kecepatan dan ketahanan, dan UTP untuk konektifitas pada Ruangan. 


Sebelum masuk ke Bagian FiberOptic, mari kita bahas mengenai kabel UTP/STP. Kabel UTP saat ini tetap banyak digunakan oleh individu rumahan bahkan perusahaan juga tetap masih menggunakan kabel UTP. Kabel UTP merupakan alat yang mudah digunakan oleh siapa saja, entah itu melakukan crimping ataupun perawatan, sangat bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan bukan seorang ahli sekalipun, Dengan Speed tertinggi yang bisa didapat yakni sekitar 10Gbps, dengan menggunakan Kabel Cat6A STP menjadi kabel yang umum digunakan. 


Namun dibalik kelebihan yang dimiliki oleh kabel UTP/STP, terdapat kekurangan yang dimiliki, Yakni Range atau JARAK, dimana Jarak paling maksimal 300Meter untuk Data/Konektifitas, dan 100Meter untuk POE dengan kualitas jaringan yang masih bagus. Namun bagaimana jika kita ingin menghubungkan jaringan dengan jarak lebih dari 500Meter? atau bahkan beberapa KiloMeter? Nah inilah peran dari FiberOptic. Meskipun kita tahu menggunakan RadioLink juga menjadi Solusi, namun terdapat kekurangan jika kita menggunakan RadioLink, tapi kita abaikan saja dulu, dan kita akan membahas FiberOptic terlebih dahulu.


Kita tidak perlu membahas mengenai sejarah FiberOptic, kalian bisa mencarinya di artikel lain, namun disini saya akan menjelaskan kenapa kita harus menggunakan FiberOptic dalam pembangunan jaringan. FiberOptic memiliki kelebihan yang tidak dimiliki Kabel UTP, yakni bisa menempuh jarak hinggan Puluhan KiloMeter.


Dengan menggunakan kabel FiberOptic kita bisa menghubungkan jaringan kabel berkecepatan tinggi dengan jarak yang sangat jauh. Kabel Fiber Optic sendiri memiliki beberapa jenis, seperti 1 core, 2 core, 4 core, 8 core, dan seterusnya. Dimana semakin besar corenya, semakin besar juga kabel dan jumlah jaringan yang bisa dihubungkan.


Untuk jaringan backbone kamu bisa mengganti kabel UTP biasa dengan menggunakan Kabel FiberOptic. sehingga kecepatan yang kamu harapkan bisa didapat dengan maksimal. Tentu saja jika kamu ingin mengganti kabel jaringan yang lama ke FiberOptic, perangkat didalam juga banyak yang harus di ganti agar support ke Fiber. 


Sungguh teknologi yang sangat berguna untuk memperluas jaringan yang kita miliki. Dibalik semua kelebihan yang ditawarkan, FiberOptic memiliki 1 kekurangan yang menjadi alasan kenapa banyak perusahaan yang belum menggunakan FiberOptic. Yaitu harga alat penyambung kabel FO yang masih sangat mahal. Untuk saat ini alat splicing kabel FO yang paling murah di angka 15-30Juta Rupiah. Angka yang cukup fantastis untuk sebuah alat penyambung FO.


Alat Splicing inilah yang berguna untuk menyambung kabel FO outdoor ke indoor, dan kabel indor inilah yang akan kita hubungkan ke jaringan yang kita miliki. Jadi tanda alat ini kabel FO tidak bisa di sambungkan.


Gimana, apakah kalian tertarik untuk belajar FO? kalian bisa mengikuti training yang ada dimanapun berada, karena saya sendiri belajar melalui pengalaman, yakni di tempat kerja :v 

Tertarik dengan FO? bagaimana menyambungkanya, kalian bisa melihat tutorial yang sudah saya buat, disini saya menggunakan alat Splicing dari Matsutomo Type 81-c, dan seharusnya semua alat memiliki cara yang sama dalam melakukan splicing kabel FO.


Artikel ini bermanfaat? shjare ke teman teman kalian agar mengetahui kenapa harus menggunakan kabel FiberOptic

Membuat suara menggema Di Adobe Premiere Pro

Membuat suara menggema Di Adobe Premiere Pro


Pada artikel kali ini saya akan membagikan bagaimana membuat video dengan suara yang menggema panjang. Cara yang sata gunakan disini tidak menggunakan Echo Delay, yang dimana harus menyesuaikan dengan posisi audio yang ingin dibuat menggema.


Selain menggunakan Echo delay kita bisa menggunakan Studio Revervb yang ada di adobe premeiere, untuk premiere yang saya gunakan adalah versi CC 2020, untuk versi dibawahnya seharusnya tidak masalah.


Untuk hasil nya akan seperti di channel youtube majelis Lucu Indonesia. Jadi cara nya itu sangat mudah, silahkan ikuti tutorial saya berikut ini, untuk lebih mudahnya kalian juga bisa melihat video tutorialnya di akhir artikel ini.


Pertama, silahkan buka saja adobe premiere pro yang kamu gunakan, dan masukkan video yang akan diedit ke timeline.


Jika video sudah di dalam timeline, silahkan cari effects Audio dengan nama " Studio Reverb" lalu tinggal drag saja ke dalam audio yang akan diedit

Untuk mengetahui effects sudah berada pada video, masuk ke menu effects control yang ada diatasnya bagian effects, lalu lihat apakah ada terdapat Studio Reverb, jika ada maka effects yang ingin kamu gunakan sudah bisa di edit sesuai dengan kebutuhan.
Pada Effects Studio Reverb itu sendiri banyak editan audio yang bisa gunakan, namun karena kita hanya membutuhkan suara kita seolah olah menggema jadi ya kita tinggal mainin parameter yang ada pada Effects Control, lalu kalian bisa buat saja seperti yang saya buat pada gambar berikut, jika dirasa kurang cocok bisa sesuaikan kembali.

Oke, Jika sudah seperti diatas maka kamu tinggal tes saja, maka audio yang kamu tambahkan effects tadi akan terdengar seperti menggema, namun ketika menggunakan effects ini, suara yang dihasilkan akan seperti lebih pelan. 

Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil maksimal, kamu tinggal naikkan dB pada audionya, atau naikkan Gain pada audio tersebut. Disini saya hanya menaikkan ke 15 udah sangat kuat suaranya.

Oke, untuk effects videonya bisa kalian sesuasikan saja lagi. ingin seperti apa, karena artikel ini hanya membahas untuk editan suaranya saja.

Jika kalian ingin melihat tutorial video nya cek aja video berikut :

Okelah, sekian artikel, kali ini mengenai cara membuat audio kamu menjadi seperti menggema menggunakan adobe premiere pro. Jika kamu hanya punya audio, kamu ya tinggal edit menggunakan adobe audition saja, karena effects yang ada di premiere pro pasti ada di adobe audition.

Dah gitu aja, kang share, bantu share aja dah :v sebagai kang share kalian sangat bermanfaat :v 
Selamat Tinggal Emulator, Kini Windows 11 bisa menjalankan Android App Secara langsung.

Selamat Tinggal Emulator, Kini Windows 11 bisa menjalankan Android App Secara langsung.

Halo whatsApp mamen :v berbeda dengan artikel yang biasanya, kali ini kita akan membahas sesuatu yang lagi hangat hangatnya, yakni tentang windows 11. Hari ini, Microsoft secara resmi meluncurkan versi baru Windows: Windows 11. Pada acara tersebut, Microsoft merinci sejumlah perubahan visual dan produktivitas yang akan datang ke sistem operasi desktop. Menjelang akhir acara, Microsoft memiliki pengumuman mengejutkan yaitu perusahaan membawa aplikasi Android ke Windows 11, dapat diakses melalui Microsoft Store melalui kerja sama dengan Amazon Appstore.

Cara Mengakses Situs Yang Di Blok Tanpa VPN Di Android

Cara Mengakses Situs Yang Di Blok Tanpa VPN Di Android

Pada artikel sebelumnya, kita ada membahas mengenai cara mengatasi website yang di blokir pada platform desktop, lebih spesifik nya windows. Namun bagaimana dengan smartphone ? 

Kalian pasti kesel kan website yang bukan situs porno ataupun situ judi tapi tetap di blokir, dan memutuskan mengunduh VPN agar bisa mengakses website tersebut. Memang bisa, namun speed internet yang kamu miliki pasti jadi lebih lambat, ada yang lambatnya sangat signifikan, ada juga yang tidak terlalu lambat, tapi kamu harus download yang premium dan berbayar.